Senin, 25 Mei 2015

Kekuatan Moral Rakyat Kaltim

Gubernur Buka Pengukuhan dan Rapat Pleno IA-KPMKT
 
SAMARINDA - Ikatan Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (IA KPMKT) diminta untuk kembali ke landasan perjuangan (khitah) organisasi tersebut, dengan harapan mampu mendukung pemerintah daerah berjuang bersama-sama meningkatkan kesejahteraan rakyat Kaltim, terutama dalam memberikan sumbang pikiran.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat pengukuhan IA KPMKT periode 2015-2018 dan membuka rapat pleno IA KPMKT di Rumah Ulin Arya Kelurahan Bayur Samarinda. Kembalinya IA KPMKT ke khitah diharapkan dapat menjadi kekuatan moral (moral force) bagi rakyat Kaltim. Artinya, kekuatan moral rakyat Kaltim ke depan harus dilakukan generasi intelektual muda daerah ini, terutama yang tergabung dalam IA KPMKT.

Moral force sangat diperlukan bagi rakyat Kaltim. Artinya, ke depan untuk berjuang bagi rakyat Kaltim seluruh generasi muda atau intelektual muda harus bersatu, jangan sampai bercerai berai, agar mampu bersama pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Awang Faroek Ishak, Ahad kemarin  (5/4).

Pemprov Kaltim meminta agar program yang dilakukan selama lima tahun mendapat kritikan yang membangun dari IA KPMKT. Khususnya program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mewujudkan infrastruktur dasar bagi rakyat Kaltim yang merata, menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik serta mewujudkan kelestarian lingkungan yang baik, sehat dan berorientasi pada perubahan iklim serta pemanasan global.

Awang juga mengajak seluruh anggota IA KPMKT untuk berjuang bersama-sama menyuarakan otonomi khusus (otsus). Saat ini, otsus bukan jalan di tempat, karena pemerintah daerah hanya menunggu keputusan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kaltim (DPRD), setelah itu baru pemerintah siap melaksanakan tuntutan rakyat tersebut.

Selain itu, sesuai program IA KPMKT Awang juga mengajak organisasi tersebut untuk menjadi pelopor menciptakan 15 ribu wiraswasta muda untuk mengantisipasi banyaknya lulusan pergurua tinggi agar tidak menganggur.

Ketua Umum IA KPMKT H Farid Wadjdy berharap generasi muda KPMKT mampu memberikan sumbangsih bagi daerah ini. Karena itu, semangat untuk membangun tersebut sangat diperlukan, sesuai keinginan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

“Meski usia IA KPMKT masih muda, tetapi organisasi ini terus berupaya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan KPMKT di masing-masing daerah di Indonesia. Sehingga apa yang diinginkan gubernur agar organisasi ini kembali ke landasan perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, ke depan seluruh anggota IA KPMKT harus memiliki satu komitmen antara mahasiswa yang masih kuliah dengan yang telah menjadi alumni dalam mewujudkan Kaltim lebih maju di masa akan datang,” jelasnya. (adv/jay/sul/one/k18)
 
 
Sumber :  http://www.kaltimpost.co.id

IA-KPMKT Moral Force Rakyat Kaltim

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Ketua Umum IA-KPMKT H Farid Wadjdy.
(Humas Prov kaltim/Jay)

Samarinda (ANTARA Kaltim) - Ikatan Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (IA KPMKT) diminta untuk kembali ke landasan perjuangan (khitah) organisasi tersebut, dengan harapan mampu mendukung pemerintah daerah berjuang bersama-sama meningkatkan kesejahteraan rakyat Kaltim, terutama dalam memberikan sumbang pikiran.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kaltim  Awang Faroek Ishak saat pengukuhan IA KPMKT periode 2015-2018 dan membuka rapat pleno IA-KPMKT di Rumah Ulin Arya Kelurahan Bayur Samarinda. Kembalinya IA-KPMKT ke khitah diharapkan dapat menjadi kekuatan moral (moral force) bagi rakyat Kaltim. Artinya, kekuatan moral rakyat Kaltim ke depan harus dilakukan generasi intelektual muda daerah ini, terutama yang tergabung dalam IA KPMKT.

“Moral force sangat diperlukan bagi rakyat Kaltim. Artinya, ke depan untuk berjuang bagi rakyat Kaltim seluruh generasi muda atau intelektual muda harus bersatu, jangan sampai bercerai berai, agar mampu bersama pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Awang Faroek Ishak, Minggu  (5/4).

Pemprov Kaltim meminta agar program yang dilakukan selama lima tahun mendapat kritikan yang membangun dari IA-KPMKT. Khususnya program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mewujudkan infrastruktur dasar bagi rakyat Kaltim yang merata, menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik serta mewujudkan kelestarian lingkungan yang baik, sehat dan berorientasi pada perubahan iklim serta pemanasan global.

Awang juga mengajak seluruh anggota IA-KPMKT untuk berjuang bersama-sama menyuarakan otonomi khusus (otsus). Saat ini, otsus bukan jalan di tempat, karena pemerintah daerah hanya menunggu keputusan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kaltim (DPRD), setelah itu baru pemerintah siap melaksanakan tuntutan rakyat tersebut.

Selain itu, sesuai program IA-KPMKT Awang juga mengajak organisasi tersebut untuk menjadi pelopor menciptakan 15 ribu wiraswasta muda untuk mengantisipasi banyaknya lulusan pergurua tinggi agar tidak menganggur.

Ketua Umum IA-KPMKT H Farid Wadjdy berharap generasi muda KPMKT mampu memberikan sumbangsih bagi daerah ini. Karena itu, semangat untuk membangun tersebut sangat diperlukan, sesuai keinginan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

“Meski usia IA-KPMKT masih muda, tetapi organisasi ini terus berupaya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan KPMKT di masing-masing daerah di Indonesia, sehingga apa yang diinginkan gubernur agar organisasi ini kembali ke landasan perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, ke depan seluruh anggota IA-KPMKT harus memiliki satu komitmen antara mahasiswa yang masih kuliah dengan yang telah menjadi alumni dalam mewujudkan Kaltim lebih maju di masa akan datang,” jelasnya. (Humas Probv Kaltim/jay)


Editor: Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Sumber :  http://kaltim.antaranews.com

Gubernur : IA KPMKT Harus Rukun dan Kompak

 SAMARINDA -- Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak menghendaki segenap anggota Ikatan Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (IA KPMKT) harus rukun, kompak dan saling mendukung memunculkan kader potensial untuk berperan dalam pembangunan. Sebab, syarat penting kesuksesan pembangunan harus bersatu.

"Segenap IA KPMKT harus tetap bersatu. Dulu KPMKT moral force atau kekuatan moral. Semangat itu tidak boleh luntur, karena sampai sekarang semangat rukun, kompak dan saling mendukung masih sangat relevan untuk dilakukan,” ucap Gubernur Faroek sebelum membuka Mubes I IA KPMKT, di Pendopo Lamin Etam Gubernuran Kaltim, Samarinda, Sabtu (8/12) malam.

Ia menandai pembukaannya dengan menyerahkan buku para alumni KPMKT kepada Ketua Umum IA KPMKT, H Farid Wadjdy, dan menyerahkan cinderamata kepada Menristek Muhammad Hatta. Menristek sendiri hadir sebagai salah satu narasumber seminar yang menandai Mubes I IA KPMKT dengan mengangkat topik penyelematan SDA Kaltim.

Mubes dengan tema -- IA KPMKT Berkarya Sepanjang Hayat, Dengan Mubes I IA KPMKT Kita Tingkatkan Peran Alumni Sebgai Penggerak Pembangunan di Kaltim -- sendiri dilakukan selama sehari di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, pada Ahad, 9 Desember 2012.

Gubernur Faroek menyatakan, keluarga KPMKT sudah menunjukkan dedikasi cukup baik. Karena itu, ia mengajak segenap IA KPMKT terus membulatkan tekad untuk memberikan yang terbaik dalam profesi apa pun bagi Indonesia secara umum maupun Kaltim secara khusus.

Salah satu contoh yang harus dilakukan adalah mendorong kader potensial untuk maju pada Pemilihan lLegislatif (Pilleg) 2014. Hal ini agar muncul tokoh potensial baru dari IA KPMKT, sehingga bisa memaksimalkan peran memperjuangkan pemenuhan hak masyarakat Kaltim. "Caranya, harus masuk ke dalam sistem dan berjuang di dalam sistem. Bukan berjuang di luar sistem,” katanya.

Menurut dia, pada saat Kaltim Summit 2010 ia sudah bertekad melaksanakan pembangunan untuk semua. Pembangunan ini tidak mungkin dilaksanakan oleh pemerintah saja tanpa dukungan legislatif, yudikatif, dunia usaha, termasuk IA KPMKT.

"Pembangunan yang kita laksanakan harus inklusif (terbuka, Red) bukan eksklusif (terbatas/tertutup,Red)," katanya seraya mengajak semua pihak untuk melakukan evaluasi diri seperti memperbaiki yang belum baik dan meningkatkan yang sudah baik.

Selain itu, ia pun menghendaki segenap IA KPMKT mendukung pemerintah guna mewujudkan 5 hal yang perlu fokus dilaksanakan. Pertama, menjaga stabilitas sosial dan politik, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, menjamin ketersedian lapangan pekerjaan, penurunan angka kemiskinan, dan melaksanakan tata kelola pemerintahn yang baik, bersih dan berwibawa.

Sementara Ketua Panpel HUT IA KPMKT I, H Abd Rachim AF menyatakan, beberapa kegiatan dilaksanakan dalam kaitan Mubes I ini. Antara bakti sosial kesehatan dengan 10 dokter spesialis dan 7 dokter umum, penyuluhan UU KDRT dan menetapkan Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda, sebagai Desa Binaan IA KPMKT, dan berbagai lomba untuk mengakrabkan anggota IA KPMKT.

"Melalui Mubes ini diharapkan tersusun program IA KPMKT agar dapat mewujudkan tujuan dibangunnya organisasi. Yakni, meningkatkan kecerdasan dan keterampilan, mengembangkan potensi dan kreatifitas, membinan kerukunan dan kekeluargaan, meningkatkan kebudayaan dan karakter, termasuk menghimpun dan mengarahkan intelektual putra daerah untuk berkarya sepanjang hayat,” katanya. ***

Reporter : Arif Maulana


Sumber :  http://wiek.kaltimprov.go.id