Jumat, 10 Juli 2015

Ketua DPRD Dukung Pembangunan Sekretariat IA KPMKT

Samarinda (ANTARA Kaltim) - Ketua DPRD Kaltim M Syahrun HS menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan gedung sekretariat Ikatan Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur  (IA KPMKT) yang berada satu lokasi dengan Kantor Puskud di Jalan MT Haryono Samarinda.

“Saya telah meminta kawan-kawan pengurus Ikatan Alumni KPMKT untuk menyiapkan kelengkapan administrasi yang diperlukan, sehingga nanti saya lebih mudah dalam berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan kawan-kawan anggota Badan Anggaran DPRD Kaltim,” kata Syahrun di sela-sela Mubes II IA KPMKT yang berlangsung di Aula Kantor Dispenda Kaltim di Jalan MT Haryono Samarinda, Sabtu (6/12).

Politikus Golkar asal Dapil Kukar – Kubar itu sebelumnya tampak terlibat pembicaraan serius dengan Ketua Harian IA KPMKT Ichwanuttaqwa dan Sekretaris IA KPMKT Sofyan Masykur, membahas rencana pembangunan gedung sekretariat tersebut.

“Informasinya sudah ada perencanaan yang disusun oleh Dinas PU Kaltim untuk pembangunan sekretariat IA KPMKT tersebut, sehingga tinggal kita carikan jalan bersama untuk pembangunan fisiknya,” kata Syahrun.

Menurut dia, IA KPMKT adalah organisasi intelektual sebagai wadah berhimpun  tokoh-tokoh Kaltim yang banyak berjasa bagi pembangunan provinsi ini. Di antara tokoh-tokoh tersebut ada yang sudah purnatugas, tapi banyak pula yang masih aktif di pemerintahan.

 Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, dirinya sendiri, Kepala Dinas PU Kaltim Taufik Fauzi,  Kepala Dispenda Kaltim Eddy Kuswadi, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim H Ibrahim dan Kepala Dinas Pertambangan Kaltim Amrullah termasuk alumni KPMKT yang masih aktif di pemerintahan.

Lainnya ada yang menjadi rektor, dosen, PNS, pengusaha maupun bekerja di perusahaan-perusahaan swasta nasional dan multinasional. Alumni KPMKT lain yang sudah purna tugas juga masih banyak yang aktif di organisasi sosial kemasyarakatan.

Mengingat kontribusi para alumni KPMKT tersebut, menurut Syahrun, sangat wajar apabila pemerintah provinsi membantu pembangunan gedung sekretariat IA KPMKT itu.

Pada bagian lain, Syahrun mengucapkan selamat kepada mantan Wagub Kaltim Wadjdy yang terpilih secara aklamasi menjabat ketua IA KPMKT untuk periode kedua, 2014 – 2017. Farid sebelumnya menjabat Ketua IA KPMKT masa bakti 2011 – 2014.  (Humas DPRD Kaltim/adv/tap/oke)


Sumber : http://www.antarakaltim.com

IA-KPMKT Moral Force Rakyat Kaltim

Samarinda (ANTARA Kaltim) - Ikatan Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (IA KPMKT) diminta untuk kembali ke landasan perjuangan (khitah) organisasi tersebut, dengan harapan mampu mendukung pemerintah daerah berjuang bersama-sama meningkatkan kesejahteraan rakyat Kaltim, terutama dalam memberikan sumbang pikiran.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kaltim  Awang Faroek Ishak saat pengukuhan IA KPMKT periode 2015-2018 dan membuka rapat pleno IA-KPMKT di Rumah Ulin Arya Kelurahan Bayur Samarinda. Kembalinya IA-KPMKT ke khitah diharapkan dapat menjadi kekuatan moral (moral force) bagi rakyat Kaltim. Artinya, kekuatan moral rakyat Kaltim ke depan harus dilakukan generasi intelektual muda daerah ini, terutama yang tergabung dalam IA KPMKT.

“Moral force sangat diperlukan bagi rakyat Kaltim. Artinya, ke depan untuk berjuang bagi rakyat Kaltim seluruh generasi muda atau intelektual muda harus bersatu, jangan sampai bercerai berai, agar mampu bersama pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Awang Faroek Ishak, Minggu  (5/4).

Pemprov Kaltim meminta agar program yang dilakukan selama lima tahun mendapat kritikan yang membangun dari IA-KPMKT. Khususnya program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mewujudkan infrastruktur dasar bagi rakyat Kaltim yang merata, menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik serta mewujudkan kelestarian lingkungan yang baik, sehat dan berorientasi pada perubahan iklim serta pemanasan global.

Awang juga mengajak seluruh anggota IA-KPMKT untuk berjuang bersama-sama menyuarakan otonomi khusus (otsus). Saat ini, otsus bukan jalan di tempat, karena pemerintah daerah hanya menunggu keputusan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kaltim (DPRD), setelah itu baru pemerintah siap melaksanakan tuntutan rakyat tersebut.

Selain itu, sesuai program IA-KPMKT Awang juga mengajak organisasi tersebut untuk menjadi pelopor menciptakan 15 ribu wiraswasta muda untuk mengantisipasi banyaknya lulusan pergurua tinggi agar tidak menganggur.

Ketua Umum IA-KPMKT H Farid Wadjdy berharap generasi muda KPMKT mampu memberikan sumbangsih bagi daerah ini. Karena itu, semangat untuk membangun tersebut sangat diperlukan, sesuai keinginan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

“Meski usia IA-KPMKT masih muda, tetapi organisasi ini terus berupaya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan KPMKT di masing-masing daerah di Indonesia, sehingga apa yang diinginkan gubernur agar organisasi ini kembali ke landasan perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, ke depan seluruh anggota IA-KPMKT harus memiliki satu komitmen antara mahasiswa yang masih kuliah dengan yang telah menjadi alumni dalam mewujudkan Kaltim lebih maju di masa akan datang,” jelasnya. (Humas Probv Kaltim/jay) 


Sumber : http://kaltim.antaranews.com

Rabu, 03 Juni 2015

Faroek: Kembalikan Kejayaan / Pengukuhan, Rapat Pleno, dan Family Gathering IA-KPMKT

 
Bernaung di tenda besar di pelataran Rumah Ulin Arya, Desa Bayur, Samarinda Utara, puluhan orang tampak teratur mengisi tempat duduk. Sembari menyantap jajanan lokal, perbincangan hangat diselingi tawa kerap terdengar.

SEKIRA pukul 09.30 Wita, puluhan pasang mata tersebut lantas berpaling ke satu arah, sebuah mobil SUV hitam yang perlahan memasuki pelataran halaman cottage milik Achmad Husry tersebut.
 
Menjadi sorotan lantaran karena penumpang di dalamnya diketahui adalah Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, sosok yang mereka tunggu sejak pagi.

Ya, pria nomor satu Benua Etam tersebut menjadi tamu penting lantaran akan membuka seremoni pengukuhan kepengurusan Ikatan Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (IA-KPMKT) masa kepengurusan 2015-2018. Menggunakan kemeja putih, peci hitam, dan duduk di atas kursi roda yang didorong pengawalnya, Faroek sesekali menyapa para peserta seremoni tersebut sebelum menuju jajaran kursi terdepan. Di sana dirinya bersanding dengan ketua IA-KPMKT terpilih, Farid Wadjdy.

Dalam sambutannya, Faroek tampak panjang lebar menjelaskan mengenai kondisi terkini dari Kaltim. Dari perjuangan Kaltim untuk berotonomi khusus, masalah bagi hasil Blok Mahakam, hingga perkembangan teranyar dari kawasan industri pelabuhan (KIP) Maloy, dirinya paparkan secara mendetail. “Ini harus menjadi perhatian IA-KPMKT untuk menjadi yang terdepan dalam mengkritisi kinerja pemerintahan agar bisa bersama membawa Kaltim lebih baik di mata nasional,” jelasnya.

Diakui Faroek, belakangan terdapat penurunan semangat pelajar Kaltim dalam mengawal kemajuan Kaltim, terutama dari segi pemerintahannya. “Semoga dengan kepengurusan baru ini IA-KPMKT bisa kembali menunjukkan tajinya seperti awal terbentuknya pada 1964 dulu,” jelasnya.

Sedangkan ketua IA-KPMKT 2015-2018 Farid Wadjdy menuturkan, tantangan kembali mengaktifkan IA-KPMKT sebagai pengawal perkembangan Kaltim, disebutnya sudah muncul sejak pemilihan ketua baru, Desember tahun lalu. “Jadi, ini semua berawal dari pemikiran para alumni yang sudah berkiprah di berbagai bidang hingga ke luar Kaltim, yang ingin kembali berkontribusi kepada organisasi ini. Jika Gubernur meminta demikian, artinya sejalan saja dengan misi kami sejak awal,” jelas Wadjdy.

Tidak hanya melibatkan para alumni, mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KMPKT) pun disebutnya harus turut serta dalam misi ini. “Ada kesamaan pandangan antara kedua organisasi ini. Saya harap nantinya percepatan pembangunan lewat sorotan kritis secara akademis bisa turut membantu perwujudan tugas ini,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Panitia Surya Yuga menjelaskan, kegiatan tersebut dihadiri sebagian besar para keluarga anggota IA-KPMKT. Dirinya mengaku telah menyebarkan undangan sebanyak 273 undangan dengan rincian 144 undangan untuk para alumni, serta 129 sisanya disebar kepada anggota
kepengurusan. “Undangan cukup banyak kami sebar. Ada rekan-rekan alumni KPMKT dari luar Kaltim, seperti Bandung, Jakarta, Jogjakarta juga hadir,” jelas Surya.

Dia juga menjelaskan, ajang tersebut sebagai silaturahmi sekaligus sosialisasi tentang keberadaan IA-KPMKT. “Untuk para keluarga juga disediakan wahana permainan serta fun games,” pungkasnya. (adv/*/ndy/kri)
 
 
Sumber :  http://www.kaltimpost.co.id

Awang Bantah Otsus Mandeg


Gubernur Minta IA-KPMKT Dukung Perjuangan Otsus

SAMARINDA – Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengajak kepada Ikatan Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (IA-KPMKT) untuk mempelopori terciptanya wiraswastawan muda muda di Benua Etam. Hal tersebut disampaikan Awang saat memberikan sambutan pada acara Pengukuhan Pengurus dan Rapat Pleno IA-KPMKT di Rumah Ulin Arya di Desa Bayur Kelurahan Sempaja, Minggu (5/4) pagi.
“Saya mengajak IA-KPMKT mengumpulkan 15 ribu calon wiraswasta muda di daerah ini karena organisasi ini saya harapkan bisa jadi penggerak untuk menciptakan wiraswasta tersebut. Terus terang sampai saat ini masih banyak lulusan perguruan tinggi kita masih menganggur dan hanya ingin menjadi PNS. Mudah-mudahan program ini bisa dilakukan dalam waktu dekat,” katanya.
Awang juga berharap agar IA-KPMKT kembali ke landasan perjuangan dengan harapan mampu mendukung pemerintah daerah berjuang bersama-sama meningkatkan kesejahteraan rakyat Kaltim, terutama dalam memberikan sumbang pikiran. “Moral force sangat diperlukan bagi rakyat Kaltim. Artinya, ke depan untuk berjuang bagi rakyat Kaltim seluruh generasi muda atau intelektual muda harus bersatu, jangan sampai bercerai berai, agar mampu bersama pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ucapnya.
Begitu juga terkait perjuangan otonomi khusus, Awang mengajak IA-KPMKT berjuang bersama-sama menyuarakan otonomi khusus. Saat ini, otonomi khusus bukan jalan di tempat, karena pemerintah daerah hanya menunggu keputusan dari DPRD, setelah itu baru pemerintah siap melaksanakan tuntutan rakyat tersebut.
“Jadi, tidak benar otonomi khusus jalan di tempat, atau bahkan ada permainan untuk kebutuhan elit politik. Demi Allah saya katakan, bahwa otonomi khusus itu adalah aspirasi masyarakat Kaltim. Termasuk di dalamnya adalah KPMKT. Jika keputusan DPRD sudah ada, selanjutnya Pengurus IA-KPMKT bersama-sama pemerintah menyusun rencana aksi tersebut. Tidak mungkin, perjuangan tersebut dikomandoi Awang Faroek Ishak, sebab Awang Faroek adalah Gubernur Kaltim yang merupakan kepanjangtanganan Pemerintah Pusat di daerah,” jelasnya.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum IA-KPMKT Farid Wadjdy menegaskan siap memberikan dukungan dan sumbangsih bagi daerah ini. Karena itu, semangat untuk membangun tersebut sangat diperlukan.
“Meski usia IA KPMKT masih muda, tetapi organisasi ini terus berupaya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan KPMKT di masing-masing daerah di Indonesia, sehingga apa yang diinginkan gubernur agar KPMKT kembali ke landasan perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, ke depan seluruh anggota KPMKT harus memiliki satu komitmen antara mahasiswa yang masih kuliah dengan yang telah menjadi alumni dalam mewujudkan Kaltim lebih maju di masa akan datang,” jelasnya. (fir)

Senin, 25 Mei 2015

Kekuatan Moral Rakyat Kaltim

Gubernur Buka Pengukuhan dan Rapat Pleno IA-KPMKT
 
SAMARINDA - Ikatan Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (IA KPMKT) diminta untuk kembali ke landasan perjuangan (khitah) organisasi tersebut, dengan harapan mampu mendukung pemerintah daerah berjuang bersama-sama meningkatkan kesejahteraan rakyat Kaltim, terutama dalam memberikan sumbang pikiran.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat pengukuhan IA KPMKT periode 2015-2018 dan membuka rapat pleno IA KPMKT di Rumah Ulin Arya Kelurahan Bayur Samarinda. Kembalinya IA KPMKT ke khitah diharapkan dapat menjadi kekuatan moral (moral force) bagi rakyat Kaltim. Artinya, kekuatan moral rakyat Kaltim ke depan harus dilakukan generasi intelektual muda daerah ini, terutama yang tergabung dalam IA KPMKT.

“Moral force sangat diperlukan bagi rakyat Kaltim. Artinya, ke depan untuk berjuang bagi rakyat Kaltim seluruh generasi muda atau intelektual muda harus bersatu, jangan sampai bercerai berai, agar mampu bersama pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Awang Faroek Ishak, Ahad kemarin  (5/4).

Pemprov Kaltim meminta agar program yang dilakukan selama lima tahun mendapat kritikan yang membangun dari IA KPMKT. Khususnya program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mewujudkan infrastruktur dasar bagi rakyat Kaltim yang merata, menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik serta mewujudkan kelestarian lingkungan yang baik, sehat dan berorientasi pada perubahan iklim serta pemanasan global.

Awang juga mengajak seluruh anggota IA KPMKT untuk berjuang bersama-sama menyuarakan otonomi khusus (otsus). Saat ini, otsus bukan jalan di tempat, karena pemerintah daerah hanya menunggu keputusan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kaltim (DPRD), setelah itu baru pemerintah siap melaksanakan tuntutan rakyat tersebut.

Selain itu, sesuai program IA KPMKT Awang juga mengajak organisasi tersebut untuk menjadi pelopor menciptakan 15 ribu wiraswasta muda untuk mengantisipasi banyaknya lulusan pergurua tinggi agar tidak menganggur.

Ketua Umum IA KPMKT H Farid Wadjdy berharap generasi muda KPMKT mampu memberikan sumbangsih bagi daerah ini. Karena itu, semangat untuk membangun tersebut sangat diperlukan, sesuai keinginan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

“Meski usia IA KPMKT masih muda, tetapi organisasi ini terus berupaya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan KPMKT di masing-masing daerah di Indonesia. Sehingga apa yang diinginkan gubernur agar organisasi ini kembali ke landasan perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, ke depan seluruh anggota IA KPMKT harus memiliki satu komitmen antara mahasiswa yang masih kuliah dengan yang telah menjadi alumni dalam mewujudkan Kaltim lebih maju di masa akan datang,” jelasnya. (adv/jay/sul/one/k18)
 
 
Sumber :  http://www.kaltimpost.co.id

IA-KPMKT Moral Force Rakyat Kaltim

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Ketua Umum IA-KPMKT H Farid Wadjdy.
(Humas Prov kaltim/Jay)

Samarinda (ANTARA Kaltim) - Ikatan Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (IA KPMKT) diminta untuk kembali ke landasan perjuangan (khitah) organisasi tersebut, dengan harapan mampu mendukung pemerintah daerah berjuang bersama-sama meningkatkan kesejahteraan rakyat Kaltim, terutama dalam memberikan sumbang pikiran.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kaltim  Awang Faroek Ishak saat pengukuhan IA KPMKT periode 2015-2018 dan membuka rapat pleno IA-KPMKT di Rumah Ulin Arya Kelurahan Bayur Samarinda. Kembalinya IA-KPMKT ke khitah diharapkan dapat menjadi kekuatan moral (moral force) bagi rakyat Kaltim. Artinya, kekuatan moral rakyat Kaltim ke depan harus dilakukan generasi intelektual muda daerah ini, terutama yang tergabung dalam IA KPMKT.

“Moral force sangat diperlukan bagi rakyat Kaltim. Artinya, ke depan untuk berjuang bagi rakyat Kaltim seluruh generasi muda atau intelektual muda harus bersatu, jangan sampai bercerai berai, agar mampu bersama pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Awang Faroek Ishak, Minggu  (5/4).

Pemprov Kaltim meminta agar program yang dilakukan selama lima tahun mendapat kritikan yang membangun dari IA-KPMKT. Khususnya program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mewujudkan infrastruktur dasar bagi rakyat Kaltim yang merata, menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik serta mewujudkan kelestarian lingkungan yang baik, sehat dan berorientasi pada perubahan iklim serta pemanasan global.

Awang juga mengajak seluruh anggota IA-KPMKT untuk berjuang bersama-sama menyuarakan otonomi khusus (otsus). Saat ini, otsus bukan jalan di tempat, karena pemerintah daerah hanya menunggu keputusan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kaltim (DPRD), setelah itu baru pemerintah siap melaksanakan tuntutan rakyat tersebut.

Selain itu, sesuai program IA-KPMKT Awang juga mengajak organisasi tersebut untuk menjadi pelopor menciptakan 15 ribu wiraswasta muda untuk mengantisipasi banyaknya lulusan pergurua tinggi agar tidak menganggur.

Ketua Umum IA-KPMKT H Farid Wadjdy berharap generasi muda KPMKT mampu memberikan sumbangsih bagi daerah ini. Karena itu, semangat untuk membangun tersebut sangat diperlukan, sesuai keinginan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

“Meski usia IA-KPMKT masih muda, tetapi organisasi ini terus berupaya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan KPMKT di masing-masing daerah di Indonesia, sehingga apa yang diinginkan gubernur agar organisasi ini kembali ke landasan perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, ke depan seluruh anggota IA-KPMKT harus memiliki satu komitmen antara mahasiswa yang masih kuliah dengan yang telah menjadi alumni dalam mewujudkan Kaltim lebih maju di masa akan datang,” jelasnya. (Humas Probv Kaltim/jay)


Editor: Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Sumber :  http://kaltim.antaranews.com